Rabu, 27 November 2013

Mode Pada Sebuah Kamera Digital

Dibawah ini ada beberapa pengenalan mengenai mode pada sebuah kamera digital, simak yah. Untuk itu mari kita coba membahas fungsi-fungsi standar yang ada pada tiap kamera DSLR pada umumnya. Pada Kamera digital ada Fungsi standar atau yang disebut dengan MODE. Umumnya standar Mode pada kamera digital adalah sebagai berikut;

P (program AE)
di P, speed & apperture = automatis
WB, ISO , Speed, AFmode, Metering mode, Flash masih bisa dikontrol

Av (Aperture Priority )

di AV bisa mengatur diagfragma, speed akan automatis mencari.
WB, ISO , Speed, AFmode, Metering mode, Flash masih bisa dikontrol

TV (Shutter Speed Priority )
di TV bisa mengatur speed, diagfragma akan automatis mencari.
WB, ISO , Speed, AFmode, Metering mode, Flash masih bisa dikontrol

M (manual exposure)
di Manual kita sendiri yang menentukan diagfragma,speed, iso dalam memotret
Masih ada lagi beberapa variasi mode. Namun Mode standar pada kamera DSLR dan yang perlu dipelajari oleh seorang fotografer adalah seperti diatas. Adapun Mode Auto tambahan dibuat untuk mempermudah pemotretan, seperti misalnya, Landscape, Nightscene, Makro, Close Up dan sebagainya.
Namun sebaiknya tiap tiap Mode ini di pelajari untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan masing masing. Terkadang fungsi Auto berguna untuk mendapatkan foto secara cepat.
Untuk lebih mengenal kamera milik anda, sebaiknya luangkan sedikit waktu untuk membaca manual book. Dimana pada manual book terdapat semua penjelasan tentang kamera anda.

Selasa, 26 November 2013

7 Tips Memilih Kamera Digital yang Tepat

Saat ini, hampir setiap orang pasti memiliki Kamera digital. Karena kamera digital akan membantu anda dalam mengabadikan berbagai momen yang penting. Dengan demikian, anda bisa berbagai momen spesial dengan orang-orang terdekat. Bagi anda yang ingin membeli kamera digital, anda harus mengetahui terlebih dahulu beberapa tips memilih kamera digital simak 7 tips memilih kamera digital dibawah ini:
  1. Tanya rekomendasi teman

    Saat ini, sebagian besar orang memiliki kamera digital. Coba kumpulkan informasi dan referensi dari teman, kerabat atau anggota keluarga. Tanya mereka apa saja keunggulan dan kelemahan dari kamera yang mereka miliki untuk menentukan merk dan tipe kamera.
  2. Tentukan jenis lensa kamera

    Obyek apa yang lebih sering ingin Anda foto, menentukan jenis kamera. Misalnya, jika obyek Anda adalah pemandangan alam, maka lensa dengan jangkauan luas lebih tepat.
  3. Tentukan resolusi kamera

    Jika Anda senang mencetak hasil foto Anda, maka ukuran hasil cetakan yang Anda inginkan akan menentukan resolusi kamera yang akan Anda beli. Jika hasil cetakan hanya seukuran kartu pos (postcard), maka kamera dengan resolusi 1 megapixels sudah cukup. Namun jika Anda ingin mencetak hingga ukuran A3 atau lebih besar, pilihlah kamera dengan megapixel yang lebih tinggi, misalnya 4 megapixels, 6 megapixels, atau bahkan 10 megapixels.
  4. Tentukan ukuran kamera

    Saat ini, baik kamera saku atau pocket maupun kamera profesional (misalnya SLR), memiliki beragam ukuran dan bentuk. Pilihlah yang paling mudah dan nyaman Anda genggam.
  5. Pelajari istilah kamera digital

    Pelajari berbagai istilah yang ada dalam spesifikasi sebuah kamera digital. Anda dapat membandingkan keunggulan berbagai kamera dengan mempelajari berbagai istilah dalam spesifikasi kamera.
  6. Tentukan budget

    Tentukan anggaran yang akan Anda keluarkan untuk membeli kamera. Sekali Anda sudah tetapkan, berpautlah pada anggaran tersebut dan jangan tergoda dengan jenis kamera yang lebih mahal.
  7. Tentukan konektivitas

    Tentukan kamera yang Anda beli dapat dihubungkan dengan berbagai perangkat elektronik lainnya. Misalnya Anda perlu memastikan bahwa data foto Anda ingin dapat dilihat di komputer ataupun ditampilkan di televisi yang telah memiliki koneksi USB.
Demikian beberapa tips memilih kamera digital, semoga artikel diatas bermanfaat :)

Kualitas Kamera HP VS Kamera Digital

Saat ini, Persaingan ponsel berkamera tak hanya mengandalkan kualitas ketajaman gambar, tapi juga penampilan fitur, desain maupun asesoris tambahan lainnya.
Kemajuan teknologi dalam produk seluler, kini telah meningkatkan kualitas kamera di dalam ponsel seperti . Ketajaman gambar serta besarnya resolusi kamera hingga 5 bahkan 8,1 megapixel telah meredifinisi makna sebuah ponsel. Bila awalnya hanya berfungsi sebagai alat komunikasi suara dan pesan (SMS), kini sebuah ponsel sudah dilengkapi dengan kamera digital. Bahkan kemampuan dan kualitas ponsel dalam merekam sebuah objek, sudah hampir setara dengan kamera digital pada umumnya. Dengan besarnya resolusi kamera tersebut, sulit membedakan hasil jepretan handphone kamera dengan kamera digital pada umumnya.
Dengan handphone berkamera lebih dari 5 megapixel, konsumen dapat memotret gambar secara bagus dan sekaligus dapat berkomunikasi, hanya dengan menggunakan satu alat. Sementara untuk camera digital, hanya dapat digunakan untuk memotret. Sedangkan jika ingin menghubungi seseorang atau untuk berkomunikasi, maka konsumen memerlukan satu alat lagi, yaitu handphone. Oleh karena itu, sebagian besar orang menilai, bahwa dengan hanya membawa camera digital saja tidak cukup, namun menjadi tidak praktis ketika harus membawa dua alat. Hal inilah yang membuat handphone lebih disukai oleh sebagian besar orang.
Walaupun untuk masalah resolusi kamera baik pada handphone ataupun camera digital adalah sama, namun camera digital memiliki kelebihan yakni kemampuan zoom optic yang lebih kuat. Dalam hal ini, camera digital telah mampu melakukan pembesaran zoom optic hingga empat kali. Sedangkan untuk handphone hanya mengandalkan lensa yang statis dengan pembesaran secara digital. Akan tetapi dengan adanya fakta bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia sepertinya lebih menyukai handphone yang berkamera resolusi tinggi, menyebabkan para produsen ponsel seluler menjadi lebih bersemangat mengembangkannya karena dirasa mampu menjanjikan keuntungan yang jauh lebih besar. Sebab kelengkapan fitur dan kualitas gambar yang dihasilkan oleh handphone berkamera ini boleh dibilang hampir se-level dengan kamera digital pada umumnya.

Senin, 18 November 2013

Nikon Df kamera DSLR Bergaya Kamera Analog

Salah satu rakasasa kamera, Nikon, meluncurkan kamer digital terbaru bergaya retro. Nikon Df adalah kamera DSLR beresolusi 16,2 megapiksel dengan body kamera analog.

Nikon benar-benar melempar disain kamera digital terbarunya ke tahun 90-an. Nikon Df memiliki bentuk yang sama dengan kamera andalan pada era 90-an, yakni Nikon FM2. Namun bedanya Nikon Df merupakan kamera digital yang sudah memiliki auto fokus serta auto leveling.

Berbagai tombol menghiasi Nikon Df dengan fungsi yang lebih modern. Meski bergaya retro, sebagaimana disadur dari CNet, Selasa (5/11/2013), kamera ini ditenagai oleh sensor CMOS Expeed 3 seperti yang dimiliki oleh kamera Nikon D4. Kaera digital jadul ini memiliki ISO yang sangat tinggi, yakni 204.800, dan paling kecil 50.

Untuk lensa, Nikon Df sudah menyediakan lensa kit 50mm f 1.8 sepaket dengan body. Auto fokusnya pun memiliki 39 titik fokus. Daya tahan jepretan Nikon Df bisa sampai 150 ribu kali digunakan. Namun sayangnya, kamera jadul berteknologi tinggi ini tak menyediakan mode rekaman video.

Nikon Df tersedia dalam dua pilihan warna silver dan hitam polos. Kamera ini meluncur dan sudah tersedia pada November 2013. 

--------
gimana gan ada yang berminat menjual kamera nikon jenis ini hehe?

Minggu, 17 November 2013

Istilah Apa saja pada Lensa Nikon?

Semakin berkembangnya teknologi lensa, kini istilah yang biasa dipakai pada lensa Nikon semakin banyak dan terkadang membingungkan untuk sebagian orang. Istilah-istilah Pada Lensa Nikon – Pemakai kamera SLR digital Nikon sebagian besar tentunya juga memakai lensa Nikon. Hal ini dikarenakan lensa Nikon memiliki kualitas optik yng amat baik dan tentuny mempunyai banyak pilihan lensa yng tersedia. Nah, untuk mengetahui lebih jauh mengenai istilah-istilah apa saja yang biasa dipakai untuk lensa canon, berikut sajiannya:

Istilah Pada Lensa Nikon

Sebagai contoh, bagaimana maksud dari Nikkor AF-S DX 18-200mm 1:3.5-5.6G VR IF ED? Barangkali catatan kecil ini ada gunanya.


  • Nikkor -> Nama untuk lensa buatan Nikon.
  • AF-S -> Lensa Nikon yang memiliki motor ‘SWM’ sehingga proses auto fokus dilakukan di lensa, bukan pada bodi kamera. Lensa AF-S diyakini lebih cepat dan akurat dalam urusan auto fokus dibanding lensa AF lainnya.
  • DX -> Lensa Nikon khusus untuk DSLR Nikon berformat DX (memiliki sensor APS-C). Lensa ini memiliki lingkar gambar lebih kecil dari lensa Nikon lain, sehingga memiliki ukuran yang juga lebih kecil. Apabila lensa ini dipasang pada DSLR Nikon berformat FX seperti Nikon D3, maka akan terjadi vignetting.
  •  G -> Menyatakan ketiadaan aperture ring pada lensa. Pemilihan nilai aperture hanya bisa dilakukan melalui dial kamera (kamera SLR Nikon lama tidak kompatibel dengan lensa G ini).
  •  VR -> Vibration Reduction, teknologi stabilizer pada lensa untuk meminimalisir getaran tangan saat memotret pada kecepatan rendah. Dengan memakai lensa VR kemungkinan gambar blur dapat dihindari karena elemen VR akan mengkompensasi getaran, kemampuannya hingga 3-4 stop.
  •  IF -> Internal Focusing, proses auto fokus terjadi didalam lensa sehingga tidak ada bagian luar lensa yang berputar saat lensa mencari fokus. Ini memungkinkan penambahan filter tertentu pada bagian depan lensa.
  • ED -> Extra low Dispersion, elemen lensa khusus yang ditujukan meningkatkan kontras dan ketajaman dengan meniadakan penyimpangan warna saat cahaya memasuki bagian lensa / chromatic aberration.


So, lensa tadi memiliki arti lensa Nikon berformat DX yang memiliki motor fokus pada lensa, memiliki jangkauan zoom terdekat di 18mm, terjauh di 200mm dengan diafragma maksimal pada saat wide di f/3.5, terjauh di f/5.6, memiliki teknologi stabilizer VR, tidak memiliki aperture ring, dilengkapi elemen lensa ED dan sistem mekanisme auto fokusnya secara internal. Karena lensa DX dirancang untuk dipasang di kamera Nikon DSLR bersensor APS-C, maka akan terkena crop factor 1,5x sehingga jangkauan efektifnya setara dengan 27-300mm.

Untuk Istilah Pada Lensa Nikon lainnya, masih banyak istilah lain yang biasa dipakai. Inilah diantaranya :
  •  SIC -> Super Integrated Coating, lapisan khusus untuk menghilangkan flare saat lensa terkena cahaya matahari.
  •  N -> Nano crystal coat, lapisan lensa yang juga dipakai untuk mengurangi flare dan ghosting.
  • Asph -> Aspherical lens, lensa khusus untuk mengurangi distorsi dan penyimpangan warna.
  • D -> Distance information, untuk memberikan informasi tentang jarak objek ke kamera sehingga membantu kerja sistem Matrix metering dan iTTL flash.
  • DC -> Defocus Control, untuk mengubah-ubah variasi bokeh sehingga foto portrait dapt memiliki background yang blurnya sesuai.
  •  Micro -> Istilah untuk lensa khusus makro.

Itulah beberapa istilah dari lensa Nikon, barangkali ada gunanya bagi anda para pemakai dan calon pemakai kamera SLR Nikon juga bagi para penjual lensa kamera nikon beserta lensanya semoga artikel ini berguna untuk anda :)

Empat Lensa Kit Untuk Digital SLR Nikon

Seperti kita ketahui sebelumnya, Lensa kit  adalah lensa yang dijual bersama dengan body kameranya. Saat dijual sepaket, harga total keduanya (lensa kit + body kamera) akan menjadi lebih murah dibandingkan saat membeli secara terpisah. Walaupun lensa kit memiliki banyak batasan (kualitas foto dan kualitas material lensa itu sendiri), bagi yang memiliki budget terbatas, kombinasi body kamera + lensa kit adalah opsi yang sangat menarik karena lebih hemat. Namun, tentu saja anda juga harus mengetahui harga jual kamera nikon tersebut terlebih dahulu.

Sebelum melangkah lebih jauh, kalau anda lumayan awam dengan istilah-istilah yang dipakai dalam lensa Nikon silahkan lihat penjelasan singkatnya disini. Berikut ini beberapa pilihan lensa kit untuk DSLR Nikon (yang punya Canon pasti protes, kok Nikon doang? Nih untuk Canon baca disini):

1. AF-S DX Nikkor 18-105mm f/3.5-5.6G ED VR

18 105mm nikon
Lensa ini adalah jenis lensa super zoom ditilik dari rentang focal length yang ditawarkan. Dikenalkan di tahun 2008 dan dijual sepaket dengan body kamera Nikon D90, Nikon D7000 dan Nikon D5100 dan Nikon D3200 namun juga bisa dibeli secara terpisah.

Lensa ini sudah menggunakan vibration reduction untuk mengurangi shake. Untuk mengurangi chromatic aberration (apa itu?), dia sudah menggunakan teknologi ED (extra low dispersion). Autofokus juga relatif lumayan cepat berkat penggunaan silent wave motor (SWM). Lensa ini adalah lensa dengan format DX, jadi hanya kompatibel dengan kamera crop (saat dipakai di kamera full frame, foto yang dihasilkan akan timbul vignetting).

Saat membeli lensa ini sepaket dengan Nikon D7000, kita bisa menghemat sekitar Rp 1 Juta dibandingkan harus membeli secara terpisah.

Secara performance, lensa ini menurut DPReview menulis, “Rentang zoom yang lebar membuat lensa ini cocok untuk memotret gedung dan pemandngan sementara di saat tele, lensa ini cocok untuk foto potret.


2. AF-S Nikkor 18-55mm DX f/3.5-5.6G

AF S DX NIKKOR 18 105mm f3 5 5 6G ED VR 28 07 2012

Lensa kit satu ini adalah salah satu yang paling populer diantara para pengguna Nikon. Lensa ini sudah mengalami beberapa perubahan:

18-55mm f/3.5-5.6G, lensa ini dijual bersama dengan munculnya Nikon D50.
18-55mm f/3.5-5.6G II, generasi kedua lensa kit ini dijual sepaket dengan Nikon D40 dan D40x
18-55mm f/3.5-5.6 VR, generasi terbaru lensa 18-55 kit ini sudah dilengkapi dengan vibration reduction untuk mengurangi blur akibat shake, extra low dispersion untuk mengurangi chromatic aberration dan menggunakan silent wave motor untuk autofokus yang lebih cepat dan senyap. Generasi ketiga ini bisa anda beli secara sepaket dengan kamera slr Nikon D3100 dan D3200. Lensa ini juga cukup fleksibel untuk disulap menjadi lensa makro dengan bantuan reversing ring maupun close up filter.
Secara performance, lensa ini dipuji Ken Rockwell karena untuk harga yang murah kualitasnya sudah sangat lumayan.


3. AF-S Nikkor 18-135mm f/3.5-5.6G SWM IF-ED

Lensa ini dulu dijual bersama kamera SLR Nikon D80, namun saat ini sudah tidak diproduksi lagi karena digantikan oleh lensa kit 18-105mm yang lebih baru.


4. AF-S Nikkor 18-70mm f/3.5-5.4G ED-IF DX

Nasibnya serupa dengan lensa 18-135mm, lensa ini juga sudah dihentikan produksinya dan digantikan oleh generasi terbaru lensa kit 18-55mm.

Selasa, 12 November 2013

Daftar Harga Kamera DSLR Canon Oktober 2013

Kamera SLR Canon sekarang bisa anda dapatkan dengan harga murah atau bisa dibilang terjangkau dari harga 4 jutaan sampai puluhan juta bagi anda yang sudah menjadi fotografer profesional. Simak berikut ini beberapa harga dari tipe kamera dslr canon.

Berikut info harganya:

 Harga Canon EOS 600D – Body Only – 18 MP RP 5.839.000 dengan fitur 18 MP Kamera, 3″ LCD,Canon DIGIC-4,Layar Putar, Video Full-HD EOS

Harga Canon EOS 600DL Lensa Kit 18-55mm & 55-250mm – 18 MP RP 7.149.000 dengan fitur 18 MP Kamera, 3″ LCD,Lensa Kit 18-55mm & 55-250mm,Video Full HD EOS,Sensor CMOS

Harga Canon EOS 60D – Body Only – 18 MP RP 7.909.000 dengan fitur 18 MP Kamera, 3″ LCD, Canon DIGIC-4 Harga Canon EOS 1100DC – Lens Kit 18-55mm – 12.2MP RP 4.999.000 dengan fitur

Model Kamera SLR,Warna Hitam,Tipe EOS 1100DC,Ukuran Layar (in) 2.7,Megapiksel 12.2,Tipe Layar LCD

Daftar Harga Kamera DSLR Nikon Oktober 2013

Daftar Harga Kamera DSLR Nikon Oktober 2013 - Seperti ketahui Kualitas Kamera SLR nikon termasuk rekomendasi dari banyak fotografer profesional karena mudah digunakan bagi pemula sehingga anda bisa dari pemula menjadi tingkat profesional denga teknologi canggih yang telah dikembangkan nikon. Harga kamera yang diproduksi nikon pun termasuk murah dan terjangkau. Simak info harga jual kamera nikon berikut ini.

Harga-Harga Tipe Kamera DSRL Nikon Terbaru


Harga Nikon D3200 – Lensa Kit 18-55mm – 24.2 MP adalah RP 5.865.000 Fitur di dalamnya 24.2 Megapiksel,3″ TFT LCD,Lensa 18-55mm,Kualitas Video Full HD,Active D-Lighting

Harga Nikon D5200 Lensa Kit 18-55mm – 24.1 MP adalah RP 8.485.000 fitur di dalamnya 24.1 MP Kamera,3” Layar Vari-Angle,Lensa Kit 18-55 mm,Wireless Adapter,Video 1080p Full HD

Harga Nikon D5100 Lensa Kit 18-55mm – 16.2 MP adalah RP 6.039.000 fitur didalamnya 16.2 MP Kamera, 3″ LCD, Lensa Kit ED II 18-55mm

Harga Nikon D800 Body Only – 36.3 MP adalah RP 27.000.000 fitur di dalamnya 36.3 MP Kamera, 3.2” LCD

Harga Nikon D3100 Lensa Kit ED II 18-55 mm – 14.2 MP adalah RP 5.265.000 fitur di dalamnya 14.2 Kamera, 3″TFT LCD, Lensa Kit ED II 18-55mm

Harga Nikon D90 Lensa Kit 18-105 mm – 12.3 MP adalah RP 11.165.000 fitur di dalamnya 12.3 MP, 3″ LCD, Lensa Kit 18-105mm

Sudah yakin membeli salah satu tipe kamera diatas harga diatas bisa juga berubah sewaktu-waktu ada beberapa kemungkinan yang mempengaruhi harga seperti kota, toko dan kurs rupiah.

Selamat berhunting

Senin, 11 November 2013

Tips Cara Merawat Kamera & Lensa Agar Lebih Awet


Kamera SLR seperti halnya barang elektronik konsumen lainnya, membutuhkan perawatan yang cukup ekstra. Mereka memiliki komponen sensitif yang mudah rusak kalau kita ceroboh memegangnya.
Berikut ada beberapa hal praktis agar kamera dan lensa anda lebih awet:

1.Kalau kamera atau lensa anda jelas-jelas dinyatakan waterproof atau weather sealed, jauhkan mereka dari air dan basah. Air bisa menimbulkan kelembaban didalam internal kamera dan bisa membuat komponen internal rusak. Kamera weather sealed juga bukan berarti anda bisa memasukannya ke air.

2.Batere lithium-ion biasanya bertahan dalam 500 kali siklus recharge sebelum kerjanya mulai menyusut, kalau memang sudah waktunya jangan kaget kalau memang minta ganti. Buang sampah batere ditempat khusus (meskipun pengelolaan sampah kita tidak pernah memisahkan jenis limbah apapaun).

3. Selalu jaga kebersihan lensa. Saat membersihkan lensa, jangan langsung semprotkan cairan pembersih ke lensa, semprotkan dulu ke lap microfiber sedikit saja lalu baru usapkan lap microfiber tersebut ke lensa. Anda bisa membeli lap microfiber di swalayan besar.

4. Matikan kamera sebelum mengeluarkan batere atau memory card dan saat anda mencolokkan ke komputer, kamera memiliki komputer didalamnya dan bisa jadi tidak tahan terhadap perubahan arus listrik secara mendadak.

5.Strap kamera ada agar kamera anda tidak gampang jatuh dengan tidak sengaja, kalau memang merasa tidak nyaman memakai strap bawaan, belilah yang lebih nyaman.

6.Hindari meninggalkan kamera didalam mobil dalam waktu yang lama apalagi jika mobilnya terkena panas matahari langsung. Kamera memiliki rentang suhu aman dan akumulasi panas didalam mobil beresiko melebihi rentang tadi.

7.Kandungan garam dilaut bersifat korosif bagi komponen logam yang ada di dalam kamera maupun lensa sehingga berpotensi menghasilkan karat. Setelah memotret di dekat laut, bersihkan kamera dengan lap yang sedikit dibasahi untuk menghilangkan sisa garam yang menempel di kamera, sedikit saja jangan terlalu banyak. Setelah itu lap lagi dengan lap hingga benar-benar kering.

8.Kamera dan lensa memiliki bagian bergerak seperti tombol, dial, engsel pintu batere dan memory card, focusing ring dan putaran zoom lensa. Kalau ada yang macet jangan diputar atau dibuka dengan paksa.
Kalau memang tidak paham, bawa ke teman yang paham atau bawa ke service center. Kalau dipaksa bisa jadi ada bagian yang patah.

9. Baca tips mengganti lensa kamera SLR saat anda memotret diluar ruangan untuk meminimalkan resiko kemasukan debu.

10.Periksa ada tidaknya debu di sensor kamera DSLR anda , kalau memang terdeteksi ada, gunakan blower. Jika blower tidak bisa menghilangkan debu, bawa ke service center.

11. Simpan kamera di tempat yang kering dan tidak terkena cahaya langsung. Kalau memang ada budget, beli dry box atau dry cabinet sehingga kita bisa mengontrol tingkat kelembaban.

Senin, 04 November 2013

Nikon D5300 digandrol Kamera DSLR Dengan WiFi Pertama di Dunia

Berita baru buat para nikkor, ada terobosan baru yang dibuat oleh Nikon. Mereka membuat kamera SLR terbaru dengan seri D5300 yang sudah dilengkapi akses Wi-Fi didalamnya. Padahal sebelumnya, hanya kamera saku yang memiliki konektifitas Wi-Fi. 

Selama ini para fotografer dibebankan mengeluarkan biaya tambahan untuk menambah perangkat khusus bila kameranya ingin terkoneksi dengan internet. Namun kini kamera Nikon D5300 menjadi promotor kamera digital SLR profesional yang memiliki konektifitas Wi-Fi built in

Kamera Nikon D5300 memiliki dukungan Wi-Fi 802.11 yang bisa digunakan untuk transfer foto ke smartphone atau mengunggahnya di jejaring sosial. Kamera yang menjadi suksesor D5200 ini memiliki sensor dengan resolusi 24,2 megapiksel dengan optik berfilter rendah. 

Prosesornya menggunakan EXPEED 4 yang mampu merekam video hingga 1080/60p. Peningkatan lain yang terjadi adalah daya tahan baterai yang mampu memotret hingga 700 foto, meningkat 200 foto dari kamera pendahulunya. 

Kamera slr ini juga dilengkapi dengan GPS, lebih ringan 25 gram dari D5200, dan layar lebih lebar dengan diagonal 3,2 inci. Nikon D5300 juga dipoles dengan tiga pilihan warna hitam, abu-abu, dan merah yang dijual mulai sekira Rp15,8 juta dengan lensa kit 18-140mm f/3,5-5,6. Sedangkan harga body-only dibanderol USD800 atau sekira Rp9 juta. Keduanya sudah tersedia di toko-toko kamera mulai pertengahan Oktober ini.

Perbandingan Kamera Canon dengan kamera nikon

Anda senang berburu foto dengan kamera canon jenis DSLR? Atau mungkin Anda lebih senang berburu foto dengan kamera DSLR keluaran Nikon? Ya, kedua jenis kamera DSLR ini memang seperti menjadi favorit para fotografer. Bisa dibilang, kamera Canon dan kamera Nikon jenis DSLR ini merupakan merek yang paling banyak dipilih di dunia.

Sebagian fotografer beranggapan bahwa kamera canon lebih unggul daripada Nikon. Adapula yang beranggapan sebaliknya, yaitu keunggulan kamera Canon masih berada di bawah Nikon. Namun, keduanya tentu memiliki keunggulan maupun kelemahan masing-masing. Tidak ada satu kamera jenis apa pun yang sama sekali tidak memiliki kekurangan.

Kamera Canon vs kamera nikon, Keunggulan dan Kelemahan Kamera DSLR

Canon camera dan Nikon merupakan dua di antara merek dagang yang menggunakan sistem kamera DSLR. Lantas, apa keunggulan dan kelemahan yang dimiliki sistem kamera SLR? Secara umum, setiap kamera jenis DSLR memiliki kualitas yang hampir sama. Di antaranya, mempunyai fungsi manual maupun otomatis serta dilengkapi dengan sensor berukuran besar yang tentu saja jauh lebih besar dibanding kamera digital biasa maupun kamera ponsel.
Biasanya, yang menjadi pembeda di antara kamera SLR adalah dalam hal desain, fitur, koleksi lensa, serta aksesori lainnya.Memang cukup sulit untuk menentukan sistem mana yang lebih baik karena semuanya sama-sama memiliki keunggulan dan kelemahan. Namun, ada dua merek dagang sistem kamera DSLR yang sangat populer, yaitu Canon camera dan Nikon.

Kamera Canon vs kamera nikon, Cara Memperdalam Ilmu Phography

Sebelum lebih jauh membahas keunggulan maupun kekurangan yang dimiliki Canon camera dan Nikon jenis DSLR, ada baiknya Anda mengenal salah satu cara untuk memperdalam ilmu fotografi alias ilmu jeprat-jepret ini.
Setiap orang tentu akan sepakat bahwa salah satu cara awal untuk memperdalam ilmu fotografi adalah mengenal dan memahami berbagai macam kamera. Baik berdasarkan merek dagang maupun tektek bengek lainnya. Namun, ada dua jenis kamera DSLR yang kerap menjadi pembicaraan hangat di beberapa forum, yaitu Canon camera dan Nikon.
Tidak dapat dipungkiri, kedua merek dagang kamera SLR tersebut memang tengah bersaing secara ketat untuk merebut hati pengguna. Terutama, di Indonesia. Meskipun dominasi Canon camera dan kamera Nikon jenis DSLR ini begitu besar, bukan berarti tidak ada merek dagang lain yang juga patut diperhitungkan.
Dengan demikian, jelas sudah bahwa mengenal serta memahami jenis-jenis kamera (bukan hanya Canon camera) merupakan modal utama yang harus dimiliki untuk memperdalam ilmu fotografi. Jika Anda ingin menjadi fotografer andal serta mampu menghasilkan karya-karya berkualitas dan berestetik tinggi, kenalilah dahulu jenis kamera yang digunakan hingga bagian-bagian terkecilnya.

Perbandingan Kamera canon dan Nikon

Jika Anda mengajukan pertanyaan mengenai kamera jenis DSLR mana yang lebih bagus, apakah Canon camera atau Nikon? Jawabannya cukup sulit dipastikan karena keduanya sama-sama memiliki keunggulan dan kelemahan. Untuk memastikan pilihan Anda, sebaiknya perhatikan beberapa keunggulan dan kelemahan Canon camera dan Nikon jenis DSLR berikut ini.

1. Perbandingan Canon Camera dan Nikon – Keunggulan dan Kelemahan Canon Camera

Seperti yang telah diketahui bersama bahwa Canon camera merupakan salah satu merek dagang yang paling diminati masyarakat dunia. Salah satu keunggulannya, Canon camera mempunyai koleksi lensa yang lengkap dan beragam. Mulai lensa berkualitas rendah hingga lensa berkualitas tinggi.

Selain memiliki koleksi lensa beragam, Canon camera tersedia dalam beberapa jenis yang beragam pula. Mulai Canon camera yang diperuntukkan bagi pemula hingga Canon camera bagi seorang profesional.
Untuk ukuran kamera yang diperuntukkan bagi pemula, kualitas Canon camera boleh dibilang sangat bagus. Misalnya, 1000D, 450D, 500D, dan 550D. Perlu diketahui pula bahwa semua jenis tersebut sangat mudah digunakan dan memiliki antarmuka serta menu yang terorganisasi dengan baik atau rapi.

Akan tetapi, jenis Canon camera bagi pemula ini memiliki kekurangan, yaitu dalam hal bahan dasar pembuatannya. Ya. Bahan yang digunakan untuk membuat Canon camera pemula terbilang agak murahan sehingga tidak terlalu nyaman saat digenggam.

Untuk Canon camera kelas menengah ke atas, kualitas gambar yang dihasilkan sangat baik meskipun masih bergantung pada lensa yang digunakan. Canon camera jenis 40D mempunyai 10mp, 50D mempunyai 15mp, dan 7D mempunyai 18mp. Angka-angka ini tentu lebih tinggi dibanding kamera Nikon yang masih bertahan di angka 12mp.

Itulah beberapa keunggulan dan kelemahan Canon camera. Jika disimpulkan, Canon camera memiliki keunggulan yang jauh lebih banyak dibanding kelemahannya. Seperti yang telah disebutkan bahwa kelemahan Canon camera hanya berada pada jenis bahan yang agak murahan untuk Canon camera khusus pemula. 

 2. Perbandingan Canon Camera dan Nikon – Keunggulan dan Kelemahan Kamera Nikon

Tidak kalah dengan pesaing utamanya, Canon camera, kamera Nikon pun memiliki sistem yang terbilang komplit. Seperti halnya Canon camera, Nikon mempunyai berbagai jenis lensa dengan kualitas tinggi. Bahkan, harga lensa Nikon masih lebih mahal dibanding lensa Canon camera.

Untuk ukuran kamera Nikon yang canggih (seperti D300s, D700, dan D3), auto fokusnya mampu bekerja lebih baik. Pengendalian noise pada ISO lebih tinggi satu kelas di atas merek dagang lain sehingga kamera Nikon sangat cocok digunakan untuk memotret di ruangan gelap dibanding Canon camera.
Berbeda dengan Canon camera, produk Nikon untuk pemula memiliki kualitas yang tidak terlalu bagus. Beberapa kekurangannya, yaitu antarmuka kurang baik, susunan menunya tidak terlalu rapi, dan kurangnya tombol-tombol yang disediakan sehingga pengguna cukup kesulitan untuk mengakses settingan.

Selain itu, kamera Nikon untuk pemula tidak dilengkapi auto fokus berbeda dengan Canon camera, sehingga pada beberapa lensa lama pengguna terpaksa harus memakai manual fokus. Kamera Nikon memiliki filosofi yang tetap bertahan dengan menggunakan sensor 12mp untuk setiap kamera pada kelas menengah ke atas. Namun, noise kamera Nikon lebih fokus sehingga bintik-bintik yang muncul pada gambar akan disetting dengan ISO tinggi.

Itulah penjelasan mengenai keunggulan serta kelemahan yang dimiliki kamera Nikon jenis DSLR. Dibanding Canon camera, kamera Nikon pun tidak kalah memiliki banyak keunggulan meskipun lebih banyak kekurangannya. Namun, kekurangan yang dimiliki Canon camera dan Nikon sama-sama terletak pada kamera untuk pemula.

Setelah membaca penjabaran mengenai perbandingan Canon camera dan Nikon jenis DSLR, diharapkan Anda dapat memilih merek dagang paling sesuai dengan kebutuhan. Pada dasarnya, Canon camera maupun Nikon jenis DSLR sama-sama memiliki kualitas tinggi untuk kelas menengah ke atas. Perbedaan keduanya hanya terletak pada jenis kamera untuk pemula.

Meskipun demikian, adapula hal yang harus diperhatikan sebagai pertimbangan untuk memilih Canon camera maupun Nikon. Ya, apalagi, jika bukan masalah harga. Sebisa mungkin, Anda memilih salah satu jenis kamera yang memiliki kualitas baik serta sesuai dengan isi kantung.

Selain menyesuaikan dengan isi kantung, kenalilah tujuan Anda membeli salah satu kamera tersebut. Sesuaikanlah dengan kebutuhan memotret Anda. Jika Anda kurang pandai menggunakan auto fokus manual, Canon camera boleh menjadi pilihan. Sebaliknya, jika termasuk orang yang senang mengutak-atik auto fokus, sebaiknya Anda memilih kamera Nikon.

Sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan kamera DSLR yang paling cocok, Anda boleh mencoba kedua perangkat kamera tersebut. Lalu, bandingkan dan pilihlah yang paling cocok serta memiliki 'kesenyawaan' dengan jiwa Anda. Apakah Canon camera atau Nikon camera? Namun, tentu saja Anda harus merogoh kantung lebih dalam jika ingin mencoba keduanya.

Bagaimana, apakah Anda lebih tertarik untuk mengenggam Canon camera atau kamera Nikon? Ya. Semua pilihan lagi-lagi akan kembali pada diri Anda sendiri. Memilih Canon camera maupun kamera Nikon sama-sama memiliki kualitas baik.Setelah salah satu merek dagang tersebut ada di genggaman Anda, bergegaslah untuk berburu foto dengan kamera DSLR Nikon maupun Canon camera!

Sejarah Kamera Nikon dari tahun ke tahun

Nikon Corporation (Nikon, Nikon Corp.) adalah sebuah perusahaan Jepang mengkhususkan dalam bidang optik dan gambar. Produknya termasuk kamera, teropong, mikroskop, alat pengukur. Perusahaan ini didirikan pada 1917 sebagai Nihon (Nippon) Kōgaku Kōgyō (日本光學工業株式會社); kemudian berganti nama menjadi (株式会社ニコン), atas nama kameranya, pada 1988. Pada 2002, ia memiliki 14.000 tenaga kerja. Nikon adalah salah satu dari perusahaan Mitsubishi. 

Produk terkenalnya adalah lensa kamera Nikkor, kamera dalam air Nikonos, kamera profesional seri Nikon F, dan digital kamera Nikon seri-D. 

Saingan utama Nikon termasuk Canon, Minolta, Leica, Pentax, dan Olympus. 

Nikon Corporation didirikan pada 25 Juli 1917 ketika tiga produsen optik terkemuka bergabung untuk membentuk sebuah perusahaan, komprehensif optik terintegrasi yang dikenal sebagai Nippon Kogaku Tōkyō KK Selama enam puluh tahun berikutnya, perusahaan ini berkembang menjadi produsen lensa optik (termasuk untuk kamera Canon pertama) dan peralatan yang digunakan dalam kamera, teropong, mikroskop dan peralatan inspeksi. Selama Perang Dunia II perusahaan tumbuh ke sembilan belas pabrik dan 23.000 karyawan, penyediaan barang-barang seperti teropong, lensa, pemandangan bom, dan periskop dengan militer Jepang. 

1917. 
Nippon Kogaku K.K., atau Japan Optical Co. didirikan sebagai hasil merger dari tiga firma optic kecil. Mereka menghasilkan produk-produk optis seperti mikroskop, teleskop, dan alat-alat pengukuran optis bagi industri dan ilmu pengetahuan. 

1932. 
Nikkor pertama kali dimunculkan sebagai produk lensa fotografi yang bervariasi mulai dari jarak 50mm sampai 700mm. 

1937. 
Melengkapi desain untuk lensa 50mm f4.5, 3.5, dan 2.0. Nikkor muncul sebagai perlengkapan asli bagi Hansa Canon yang keluar di tahun yang sama. Nippon Kogaku sebenarnya memproduksi 
semua lensa bagi Canon sampai pertengahan 1947. 

1948. 
Kamera Nikon I diluncurkan. Pengembangan produknya sendiri dimulai sejak 1945. Banyak nama yang diusulkan seperti BENTAX, PANNET, NICCA, NIKKA, NIKORET, NIKO and NIKKORETTE. Ketika 
akhirnya NIKKORETTE yang diputuskan sebagai nama fi nal, nama tersebut berubah kembali menjadi NIKON persis sebelum desain final dihasilkan. 

1957. 
Untuk menghasilkan yang terbaik, ahli teknisi kamera Nikon mencari ke seluruh dunia untuk ide dan solusi yang terbaru. Leica saat itu adalah pemimpin di kamera rangefi nder 35mm dan banyak produsen kamera mencoba untuk menirunya. Nikon memberanikan diri untuk mencoba memperbaikinya. Setelah berbagai percobaan, Nikon SP akhirnya dirilis di bulan September. Diikuti leh S3 di Maret 1958 dan S4 di Maret 1959. 

1959 
Pada bulan Mei 1959, kamera Nikon SLR yang pertama, Nikon F, diperkenalkan dan dengan cepat 
menjadi standar tak tertulis bagi para fotojurnalis serta fotografer profesional lainnya. Dalam memperkenalkan seri F, dengan viewfi nder yang dapat diganti-ganti, layer focus, dan lensa-lensanya, Nikon melewati Leica sebagai pemimpin baru di dunia kamera. 

1971 
Nikon F2 secara mudah menjadi kamera impian. Ia memiliki semua yang dibutuhkan oleh fotografer profesional pada sebuah kamera SLR yang mampu dibeli. Juga memiliki bentuk yang cantik dan fi tur yang menawan. 

http://www.mir.com.my/rb/photography/companies/nikon/htmls/models/smlimages/71f2sml.jpg 
Nikon F2, August 1971 


1983. 
Kamera compact dengan autofocus pertama kamera Nikon, L35AF, dipasarkan. 

1992. 
Nikonos RS, kamera bawah laut SLR yang pertama di dunia, dipasarkan. 

1997. 
Kamera digital Nikon COOLPIX 100 dipasarkan. 

1999. 
Kamera digital SLR profesional Nikon D1 dipasarkan. 

2005. 
Nikon D2X digital SLR camera dipasarkan kamera Nikon D2HS digital  dipasarkan.